Tjhoen Tjhioe
http://dbpedia.org/resource/Tjhoen_Tjhioe
Tjhoen Tjhioe ('Spring and Autumn' in Chinese) was a Malay language Peranakan Chinese newspaper from Surabaya, Dutch East Indies catering mainly to the Chinese population. The full title of the paper was Tjhoen Tjhioe: Soerat kabar dagang bahasa Melajoe jang moeat roepa kabar penting bagi bangsa Tionghoa (Malay: Tjhoen Tjhioe: Malay language Business newspaper containing important news for the Chinese nation). Although the paper only existed for a short time (from 1914 to 1918), during that time it was recognized as one of the top Chinese newspapers in the Indies, alongside Sin Po and Perniagaan.
rdf:langString
Tjhoen Tjhioe ('Musim Semi dan Musim Gugur' dalam bahasa Tionghoa) adalah sebuah surat kabar Tionghoa Peranakan berbahasa Melayu dari Surabaya, Hindia Belanda yang utamanya ditujukan kepada masyarakat Tionghoa. Judul lengkap dari surat kabar tersebut adalah Tjhoen Tjhioe: Soerat kabar dagang bahasa Melajoe jang moeat roepa kabar penting bagi bangsa Tionghoa. Menurut katalog perpustakaan Universitas Cornell, surat kabar tersebut berhenti terbit pada 1918.
rdf:langString
rdf:langString
Tjhoen Tjhioe
rdf:langString
Tjhoen Tjhioe
xsd:integer
60011599
xsd:integer
1037883957
rdf:langString
Tjhoen Tjhioe ('Musim Semi dan Musim Gugur' dalam bahasa Tionghoa) adalah sebuah surat kabar Tionghoa Peranakan berbahasa Melayu dari Surabaya, Hindia Belanda yang utamanya ditujukan kepada masyarakat Tionghoa. Judul lengkap dari surat kabar tersebut adalah Tjhoen Tjhioe: Soerat kabar dagang bahasa Melajoe jang moeat roepa kabar penting bagi bangsa Tionghoa. Pada 1914-16, intelektual Tionghoa Peranakan Kwee Hing Tjiat menjadi penyunting surat kabar tersebut. Ia mendurukan surat kabar pada masa sebelumnya di Surabaya dengan judul yang, menurut sejarawan Leo Suryadinata, kemudian menjadi Tjhoen Tjhioe. Liem Koen Hian juga bekerja untuk surat kabar tersebut pada sekitaran masa yang sama. Menurut Ahmat Adam, Tjhoen Tjhioe memiliki 4,000 pelanggan pada 1914, utamanya dari komunitas Tionghoa Peranakan. Menurut katalog perpustakaan Universitas Cornell, surat kabar tersebut berhenti terbit pada 1918.
rdf:langString
Tjhoen Tjhioe ('Spring and Autumn' in Chinese) was a Malay language Peranakan Chinese newspaper from Surabaya, Dutch East Indies catering mainly to the Chinese population. The full title of the paper was Tjhoen Tjhioe: Soerat kabar dagang bahasa Melajoe jang moeat roepa kabar penting bagi bangsa Tionghoa (Malay: Tjhoen Tjhioe: Malay language Business newspaper containing important news for the Chinese nation). Although the paper only existed for a short time (from 1914 to 1918), during that time it was recognized as one of the top Chinese newspapers in the Indies, alongside Sin Po and Perniagaan.
xsd:nonNegativeInteger
8360