Njoto
http://dbpedia.org/resource/Njoto an entity of type: Thing
Lukman Njoto or Njoto (17 January 1927 – 13 December 1965) was a senior national leader of the Communist Party of Indonesia (PKI), who joined the party shortly after the country's declaration of independence, and was killed following the 1965 coup attempt.
rdf:langString
Lukman Njoto atau Nyoto (17 Januari 1927 – 11 Maret 1966) adalah seorang Menteri Negara pada masa pemerintahan Soekarno. Nyoto juga merupakan wakil Ketua CC PKI dan sangat dekat dengan D.N. Aidit yang merupakan tokoh utama pengkhianatan G30S/PKI. Nyoto menikah dengan salah satu keluarga ningrat Mangkunegaran Solo yang bernama Soetarni. Wanita priyayi ini tidak memiliki kegiatan politik apa pun dikarenakan dia adalah sosok yang begitu mementingkan anak-anaknya sampai tragedi 1965 meletus. Nyoto adalah Menteri Negara dan Wakil Ketua CC PKI sampai dia dihabisi, istri dan tujuh anaknya dijebloskan ke dalam tahanan di Kodim Jl. Setiabudi, Jakarta.
rdf:langString
rdf:langString
Njoto
rdf:langString
Njoto
xsd:integer
17850635
xsd:integer
1100880799
rdf:langString
Lukman Njoto or Njoto (17 January 1927 – 13 December 1965) was a senior national leader of the Communist Party of Indonesia (PKI), who joined the party shortly after the country's declaration of independence, and was killed following the 1965 coup attempt.
rdf:langString
Lukman Njoto atau Nyoto (17 Januari 1927 – 11 Maret 1966) adalah seorang Menteri Negara pada masa pemerintahan Soekarno. Nyoto juga merupakan wakil Ketua CC PKI dan sangat dekat dengan D.N. Aidit yang merupakan tokoh utama pengkhianatan G30S/PKI. Nyoto menikah dengan salah satu keluarga ningrat Mangkunegaran Solo yang bernama Soetarni. Wanita priyayi ini tidak memiliki kegiatan politik apa pun dikarenakan dia adalah sosok yang begitu mementingkan anak-anaknya sampai tragedi 1965 meletus. Nyoto adalah Menteri Negara dan Wakil Ketua CC PKI sampai dia dihabisi, istri dan tujuh anaknya dijebloskan ke dalam tahanan di Kodim Jl. Setiabudi, Jakarta. Pada tanggal 11 Maret 1966 sepulangnya dari sidang kabinet Nyoto diculik oleh sekelompok orang yang tidak diketahui identitasnya dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Jl. Tirtayasa. Ada beberapa tapol yang pernah melihatnya di Rutan Salemba tetapi setelah itu mereka tidak melihat lagi karena kemudian terhembus kabar burung bahwa Nyoto sudah dieksekusi di salah satu kepulauan Seribu di Teluk Jakarta.
xsd:nonNegativeInteger
19831