Imperial Aramaic
http://dbpedia.org/resource/Imperial_Aramaic an entity of type: Thing
Als Reichsaramäisch bezeichnet man die aramäische Verkehrs- und Verwaltungssprache (Kanzleisprache) des Persischen Reiches in Syrien und Mesopotamien unter den Achämeniden.
rdf:langString
Imperial Aramaic is a linguistic term, coined by modern scholars in order to designate a specific historical variety of Aramaic language. The term is polysemic, with two distinctive meanings, wider (sociolinguistic) and narrower (dialectological).
rdf:langString
Bahasa Aram Kekaisaran atau bahasa Aram Baku Kuno adalah bentuk baku dan ragam dari bahasa Aram Kuno. Nama ragam ini memiliki dengan dua arti yang berbeda: arti lebih luas (sosiolinguistik) dan arti lebih sempit (dialektologis). Beberapa ahli menggunakan istilah tersebut sebagai sebutan untuk fase sosial yang menonjol dalam sejarah perubahan bahasa Aram, yang berlangsung dari pertengahan abad ke-8 SM hingga akhir abad ke-4 SM, dan ditandai dengan penggunaan bahasa Aram sebagai bahasa masyarakat dan pemerintahan di akhir Kekaisaran Asyur Baru dan kerajaan-kerajaan penerusnya, Kekaisaran Babilonia Baru dan the Kekaisaran Akhemeniyah, dan terus bertahan hingga Periode Helenistik awal. Para ahli bahasa lain menggunakan istilah Aram Kekaisaran dalam arti yang lebih sempit, khusus hanya pada per
rdf:langString
rdf:langString
Reichsaramäisch
rdf:langString
Bahasa Aram Kekaisaran
rdf:langString
Imperial Aramaic
rdf:langString
Imperial Aramaic
rdf:langString
Imperial Aramaic
xsd:integer
12706066
xsd:integer
1105393719
rdf:langString
Official Aramaic
rdf:langString
c. 700–300 BC,
rdf:langString
evolved into Biblical Aramaic then split into Middle Aramaic , or Old Syriac then Classical Syriac
rdf:langString
Letoon Trilingual with Greek, Lycian and Aramaic. Fethiye Museum, 4th century BC.
rdf:langString
Ancient Near East
xsd:integer
31
rdf:langString
Als Reichsaramäisch bezeichnet man die aramäische Verkehrs- und Verwaltungssprache (Kanzleisprache) des Persischen Reiches in Syrien und Mesopotamien unter den Achämeniden.
rdf:langString
Imperial Aramaic is a linguistic term, coined by modern scholars in order to designate a specific historical variety of Aramaic language. The term is polysemic, with two distinctive meanings, wider (sociolinguistic) and narrower (dialectological). Some scholars use the term as a designation for a distinctive, socially prominent phase in the history of Aramaic language, that lasted from the middle of the 8th century BCE to the end of the 4th century BCE and was marked by the use of Aramaic as a language of public life and administration in the late Neo-Assyrian Empire and its successor states, the Neo-Babylonian Empire and the Achaemenid Empire, also adding to that some later (Post-Imperial) uses that persisted throughout the early Hellenistic period. Other scholars use the term Imperial Aramaic in a narrower sense, reduced only to the Achaemenid period, basing that reduction on several strictly linguistic distinctions between the previous (Neo-Assyrian and Neo-Babylonian) phase and later (more prominent) Achaemenid phase. Since all of those phases can be semantically labelled as "imperial", some scholars opt for the use of more specific and unambiguous terms, like Neo-Assyrian Aramaic and Neo-Babylonian Aramaic (for the older phases), and Achaemenid Aramaic (for the later phase), thus avoiding the use of the polysemic "imperial" label, and its primarily sociolinguistic implications. Similar issues have arisen in relation to the uses of some alternative terms, like Official Aramaic or Standard Aramaic, that were also criticized as unspecific. All of those terms continue to be used differently by scholars.
rdf:langString
Bahasa Aram Kekaisaran atau bahasa Aram Baku Kuno adalah bentuk baku dan ragam dari bahasa Aram Kuno. Nama ragam ini memiliki dengan dua arti yang berbeda: arti lebih luas (sosiolinguistik) dan arti lebih sempit (dialektologis). Beberapa ahli menggunakan istilah tersebut sebagai sebutan untuk fase sosial yang menonjol dalam sejarah perubahan bahasa Aram, yang berlangsung dari pertengahan abad ke-8 SM hingga akhir abad ke-4 SM, dan ditandai dengan penggunaan bahasa Aram sebagai bahasa masyarakat dan pemerintahan di akhir Kekaisaran Asyur Baru dan kerajaan-kerajaan penerusnya, Kekaisaran Babilonia Baru dan the Kekaisaran Akhemeniyah, dan terus bertahan hingga Periode Helenistik awal. Para ahli bahasa lain menggunakan istilah Aram Kekaisaran dalam arti yang lebih sempit, khusus hanya pada periode Akhemeniyah, karena pengkhususan itu pada beberapa perbedaan bahasa yang sangat berbeda antara fase sebelumnya (bahasa pada Asyur Baru dan Babilonia Baru). Karena semua fase tersebut dapat secara semantik dilabeli sebagai "kekaisaran", beberapa ahli memilih penggunaan istilah yang lebih spesifik dan tidak ambigu, seperti bahasa Aram Asyur Baru dan bahasa Aram Babilonia Baru (untuk fase yang lebih awal), dan Aram Akhemeniyah (untuk fase terakhir), sehingga menghindari penggunaan label "kekaisaran" yang sangat ambigu. Masalah serupa telah muncul sehubungan dengan penggunaan beberapa penamaan alternatif, seperti bahasa Aram Resmi atau bahasa Aram Baku, yang juga dikritik sebagai non-spesifik. Semua penamaan itu terus digunakan secara berbeda oleh para ahli bahasa.
rdf:langString
Aramaic
rdf:langString
Old Aramaic
rdf:langString
Imperial Aramaic
rdf:langString
Afro-Asiatic
rdf:langString
impe1235
rdf:langString
arc
<degreeFahrenheit>
1085.0
xsd:integer
10840
xsd:string
arc
xsd:nonNegativeInteger
21272
xsd:string
arc